Macet Menanjak di Puncak Bogor: Kapan dan Bagaimana Memakai Rem Tangan dengan Benar
Kesalahan di tanjakan jarang terasa dramatis pada awalnya. Awalnya akan menumpuk pelan-pelan, lalu muncul sebagai bau sangit, pedal yang terasa aneh, atau mobil yang mundur tiba-tiba. Lima hal ini yang paling sering terlihat.
- Terlalu rapat dengan mobil depan. Sisakan sekitar 1 sampai 1,5 meter, atau cukup untuk melihat bagian bawah mobil di depan, supaya ada ruang bila Anda sempat mundur sedikit.
- Lupa melepas rem tangan sepenuhnya. Mobil terasa berat dan rem bisa cepat panas. Periksa lampu indikator di panel instrumen.
- Menahan dengan setengah kopling. Di tanjakan macet panjang, ini cara tercepat membuat kopling terbakar.
- Menahan dengan gas pada matik. Panas transmisi naik, dan mobil bisa tiba-tiba maju.
- Panik saat mobil mundur. Pasang rem tangan dulu, tarik napas, baru ulangi dari awal.
Tanda-Tanda Saat Rem Tangan Perlu Diperiksa
Rem tangan yang tidak dirawat justru tidak bisa diandalkan saat paling dibutuhkan. Bawa mobil ke bengkel bila tuas harus ditarik sangat tinggi sampai batas akhir agar mobil tertahan di bidang miring, mobil masih merayap saat tuas sudah tertarik, atau lampu indikator tetap menyala setelah tuas diturunkan.
Sebelum membawa mobil ke Puncak, pemeriksaan rem tangan, rem utama, dan kopling atau transmisi Anda bisa kunjungi bengkel resmi Duta Cendana Adimandiri (Bogor).
Jadwalkan servis berkala dengan mudah melalui situs resmi https://suzukidutacendana.co.id demi perjalanan yang aman dan tenang.