Berita

    Featured Image

    Memahami Cara Kerja Sistem Suspensi Mobil

    Mobil memiliki berbagai jenis sistem penting untuk mendukung kinerjanya, salah satunya yaitu sistem suspensi mobil yang perannya tidak bisa diremehkan. Tapi, apakah Anda sudah tahu apa yang dimaksud dengan sistem suspensi ini dan bagaimana cara kerjanya?

    Jika belum, maka kini Anda sedang membaca artikel yang tepat, maka jangan lewatkan informasi berikut dan pastikan Anda lebih paham tentang cara kerja sistem suspensi! Ketahui juga setiap komponennya, karena dari sinilah Anda bisa memahami kinerja suspensi!

    Mengenal tentang Suspensi Mobil

    Sebelum membahas tentang bagaimana cara kerja dari sistem suspensi, maka ada baiknya Anda pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan sistem ini.

    Secara umum, suspensi adalah sistem penting di dalam mobil yang memainkan fungsi sebagai penyerap berbagai getaran atau guncangan yang timbul ketika mobil dikendarai.

    Ketika sedang berkendara, tentunya tidak semua jalan selalu mulus. Terkadang, ada saja jalan yang berlubang, tidak rata, dan sebagainya, sehingga sistem suspensi menjadi sangat penting.

    Karena sangat berperan dalam meredam getaran dan menyeimbangkan mobil, maka sistem ini sangat berguna untuk menjaga keselamatan dan keamanan setiap pengguna mobil.

    Selain itu, sistem ini juga sangat berperan dalam mendukung kenyamanan dalam berkendara, karena tentunya akan lebih nyaman jika mengendarai mobil yang minim guncangan atau bisa melaju dengan stabil.

    Cara Kerja Sistem Suspensi Mobil

    Jika ingin memahami tentang cara kerja dari sistem suspensi, maka hal paling mudahnya yaitu mengenali berbagai jenis komponennya, karena setiap komponen memiliki tugas pentingnya masing-masing dalam mendukung kinerja suspensi.

    Berikut adalah penjelasan tentang cara kerja sistem suspensi berdasarkan dari fungsi setiap komponennya:

    • Pegas

    Pegas merupakan komponen utama yang sangat penting dalam sistem suspensi, karena memiliki fungsi untuk menyerap getaran yang diterima.

    Ada empat jenis pegas yang pemakaiannya disesuaikan dengan jenis mobilnya, yaitu pegas torsi, pegas daun, pegas udara, dan pegas coil.

     

    Cara Kerja Suspensi

    • Lengan Suspensi

    Kedua, ada lengan suspensi yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara chasis mobil dengan bagian roda.

    Lengan suspensi ini dibuat dari engsel yang kinerjanya dapat dilakukan secara vertikal. Dengan begitu, ketika mobil sedang melintasi jalanan yang kurang rata, maka lengan ini memainkan peran penting untuk menstabilkan bagian body mobil.

    Komponen ini akan memberikan bantuan kepada roda, sehingga dapat bergerak ke bawah atau ke atas dengan baik, setelah menyesuaikan dengan tekanan yang diterima akibat jalur lintasan mobil.

    • Shock Absorber

    Selanjutnya, ada komponen shock absorber yang kinerjanya yaitu untuk melakukan perendaman terhadap gerakan yang tiba-tiba, atau ketika mobil mengalami berbagai jenis guncangan.

    Komponen ini berperan penting dalam membantu pegas, yaitu dengan cara meredam oskilasi. Hal ini terjadi ketika mobil sedang bergerak ke atas dan ke bawah, sehingga pengendara dan penumpang di dalamnya tetap merasa nyaman.

    Dengan adanya komponen ini, maka guncangan yang dirasakan oleh pengguna mobil dapat diminimalisir.

    • Stabilizer

    Komponen penting berikutnya yaitu stabilizer yang memiliki fungsi untuk mengatur keseimbangan body mobil. Harapannya, mobil bisa selalu berada di posisi yang stabil dan aman untuk dikendarai.

    Stabilizer sangat penting ketika mobil mengalami berbagai jenis guncangan, sehingga dapat meminimalisir dampak yang terjadi.

    Namun, selain bertugas ketika mobil mengalami guncangan, stabilizer juga dapat berperan ketika mobil sedang berbelok. Mobil tersebut akan diseimbangkan, sehingga dapat berbelok atau mengubah arahnya dengan tetap menjaga kestabilannya.

    Penjelasan di atas tentunya telah membuat Anda lebih mengenal tentang sistem suspensi yang ada pada kendaraan mobil. Selanjutnya, Anda juga telah mengetahui cara kerja sistem tersebut, khususnya jika didasarkan dari fungsi setiap komponen utamanya.